Kalbar 

Bupati Mempawah Lantik Sebelas Kades Baru

Bupati Mempawah saat melantik kades baru diwilayah Mempawah//vid

Mempawah,PH – Sebelas kades di Kabupaten Mempawah dilantik Bupati Mempawah, Gusti Ramlana, di Aula Kantor Bupati Mempawah, Selasa (15/1/19)

Adapun sebelas kades yang dilantik yaitu dua kades dari wilayah Kecamatan Sungai Kunyit, Kades Sungai Kunyit Hulu, Kades Sungai Limau. Satu kades dari wilayah Kecamatan Mempawah Hilir, Kades Sengkubang.

Tiga kades dari wilayah Kecamatan Mempawah Timur, Kades Antibar, Kades Sungai Bakau Kecil, Kades Parit Banjar. Dua kades dari wilayah Kecamatan Sungai Pinyuh, Kades Sungai Batang, Kades Sungai Bakau Besar Laut.

Dua kades dari wilayah Kecamatan Toho, Kades Sambora, Kades Toho Ilir. Dan satu kades dari wilayah Kecamatan Sadaniang, Kades Suak Barangan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Mempawah Gusti Ramlana, berpesan agar para kades yang dilantik ini mampu mengemban tugas yang dipercayakan masyarakat dengan sebaik-baiknya, serta dengan penuh rasa tanggung jawab.

Ramlana juga memberikan apresiasi kepada para kades yang tak lagi menjabat, serta memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian mereka selama ini.

Apresiasi serupa juga diberikan kepada para ketua dan anggota pilkades maupun BPD, yang telah menyukseskan proses pemilihan kepala desa.

“Kepala desa, serta masyarakat harus terjalin kemitraan yang solid, atas dasar kesamaan visi serta misi dan tujuan, dalam mengemban tugas penyelenggaraan pemerintahan desa” jelasnya.

Sehingga proses penetapan kebijakan desa senantiasa disepakati untuk kepentingan masyarakat dapat dilaksanakan secara demokrasi, efektif, dan efisien, sehingga terwujud pelayanan prima kepada masyarakat.

Gusti Ramlana juga berharap kepada kades yang baru dilantik untuk mempersiapkan menghadapi tantangan tugas yang akan dihadapi kedepan.

Dinamika sosial yang ada dimasyarakat masih menyisakan permasalahan-permasalahan yang perlu mendapat perhatian, berbagai program pemerintah juga perlu mendapat dukungan kinerja sebagai kepala desa.

“Semua ini, dalam rangka membangun kebersamaan guna kemajuan desa bukan kepentingan perseorangan yang dikedepankan tetapi kepentingan untuk membangun desa yang harus diutamakan,” tuturnya.
(dra)

Artikel Terkait

Leave a Comment