Kalbar Pontianak 

Hadirkan SIPI, Pemprov Kalbar Berupaya Genjot Industri Kecil Menengah

Pelatihan dan workshop pengembangan UMKM kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya yang diselenggarakan oleh HMTI / dra

Pontianak,PH – Pelaku industri kecil dan menengah patut bersuka cita, pasalnya kini Pemprov Kalbar telah menghadirkan aplikasi untuk membantu usaha mereka.

Aplikasi dimaksud adalah SIPI (System Informasi dan Promosi Industri) yang disosialisasikan oleh Walter Sitorus, ST. selaku Kepala Bagian Penyuluhan Disperindag Prov. Kalbar dalam Workshop dengan tema “Pemanfaatan Teknologi dalam Pengembangan UMKM Berbasis Digital Marketing guna Meningkatkan Produktivitas dan Perekonomian Kalimatan Barat” yang diselengarakan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) di Aula Disprindag Kalbar, Sabtu (16/12/2018).

SIPI merupakan sistem databese Industri Kecil Menengah (IKM) yang tersaji dalam profil industri sentral dan produk yang terintegrasi dengan aplikasi android.Maksud dari aplikasi ini yaitu untuk membangun database IKM ungulan berdasarkan komoditi yang ada di Kalimantan Barat, memberikan ruang dalam pelayanan klinik desain, produk dalam kemasan serta bimbingan teknis dibidang teknologi informasi.

Aplikasi tersebut didesain dengan tujuan untuk meningkatkan pasar IKM melalui internet marketing berbasis aplikasi android, memberikan jaminan produk kepada konsumen, memberikan informasi pelayanan dan pelatihan secara mudah, cepat dan tepat serta meningkatkan kualitas produk IKM.

Adapun manfaat dari Aplikasi ini bagi IKM yaitu dapat memperluas akses jaringan, mendapatkan promosi online, mengefektifkan biaya promosi dan pemasaran serta mendapatkan pembinaan dari pemerintah.

Selain SIPI, dalam workshop ini juga dipaparkan mengenai Digital Marketing yaitu pemasaran merek atau brand melalui media digital seperti televisi, radio, internet, media, social media dan lain sebagainya.

Saat diwawancarai di sela acara, Zulmuis selaku Ketua Panitia mengatakan tujuan kegiatan workshop ini adalah untuk memperkenalkan dan membuka jaringan khususnya prodi Tehnik Industri Untan ke Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan masyarakat luas. Selain itu, diharapkan kegiatan memberi wawasan yang lebih baik kepada UMKM agar lebih berkembang, dan harapan kedepannya ada hubungan kerjasama dari program studi dengan UMKM yang hadir.

“Kedepannya kegiatan ini bisa dibuat lebih besar lagi tidak hanya Pontianak dan Kubu Raya, tapi bisa juga di kabupaten lainnya seperti Mempawah atau yang lain,” tuturnya.

(jim)

Artikel Terkait

Leave a Comment