Pontianak 

Diindikasikan Banyak Kecurangan, Driver Go-Car Pontianak Tuntut Perbaikan Aplikasi

Driver Go-Car menyegel kantor cabang Go-Jek Pontianak sebagai bentuk kekecewaan terhadap management PT. Go-Jek yang dinilai menguntungkan perusahaan // foto : dra

Pontianak,PH – Puluhan driver Go-Car Kota Pontianak mendatangi kantor cabang Go-Jek Pontianak menuntut perbaikan sistem aplikasi yang diindikasikan banyak kecurangan setelah dilakukan upgrading.

Abah Siswono, ketua driver Go-Car Pontianak mengatakan bahwa saat ini semenjak PT. Go-Jek melakukan upadate aplikasi versi terbaru terdapat indikasi kecurangan yang disinyalir dilakukan dengan sengaja oleh PT. Go-Jek.

“Seperti sistem pembagian orderan saat ini secara kasat mata kami hitung hanya 10% dari jumlah driver ojek online yang bisa mendapat orderan bagi yang dapat mencapai titik insentif” jelas Abah Siswono. (14/1/2019)

PT. Go-Jek juga menerapkan sistem insentif pada point 10 dan point 14, sehingga untuk 10% driver mendapat sampai 20 orderan sedangkan sisa yang 90% driver yang ada di Pontianak tidak mendapatkan orderan yang memadai.

“Dan hanya mendapat orderan paling banyak 10 orderan dan tidak mendapat insentif dari PT. Go-Jek” tambahnya.

Abah menambahkan dengan adanya tindak ini, kami sebagai driver ojek online menolak hal tersebut dikarenakan dengan kecurangan ini PT. Go-Jek meraup keuntungan yang berlimpah dari para driver.

“Kami para driver merasakan sengsara dan sakit yang berlebih dengan sistem orderan seperti ini, karena untuk menafkahi anak dan istri kami tidak mampu, karena dalam orderan tarif Rp. 13.000 dipotong 25% oleh PT. Go-Jek” tegasnya.

Adapun beberapa tuntutan yang disampaikan para driver online sebagai berikut :

  1. Menuntut kepada PT. Go-Jek Cabang Pontianak untuk mengembalikan sistem apilikasi yang lama dengan pembagian orderan yang adil.
  2. Apabila PT. Go-Jek tidak dapat mengembalikan sistem apilikasi yang lama dan membagi orderan secara adil maka kami meminta semua orderan Go-Car di Pontianak ditiadakan dalam arti kata hapus aplikasi.
  3. Apabila PT. Go-Jek tidak dapat memenuhi kedua tuntutan kami maka dengan sangat terpaksa kami para driver akan mengambil dengan cara kami sendiri karena mediasi ini sudah pernah dilakukan 2 minggu sebelumya dengan pihak PT. Go-Jek dan tidak ada tindak lanjut maupun respon dan jika tidak ada titik terang terang maka sebaiknya PT. Go-Jek tutup dan angkat kaki dari Pontianak.
  4. Dan kami memberikan tenggang waktu hingga hari ini terkait tuntutan kami dan apabila tidak bisa memberikan jawaban yang memadai, maka Kantor PT. Go-Jek Perwakilan Pontianak dengan sangat terpaksa kami tutup/segel hingga pihak PT. Go-Jek dapat memenuhi tuntutan kami.

(dra)

Artikel Terkait

Leave a Comment